Dari Kampung Narkoba Menjadi Kampung Tangguh

Dari Kampung Narkoba Menjadi Kampung Tangguh

Penggrebekan Kampung Ambon yang dilakukan petugas gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya pada Sabtu (8/5/2021) lalu bukanlah yang kali pertama. Tindakan represif dalam rangka penegakan hukum di wilayah itu sudah berkali-kali dilakukan, disertai penangkapan sejumlah pelaku tindak pidana penyelahgunaan narkoba.

"Ini bukan kali yang pertama. Ini sudah sering kita lakukan dan kita ketahui ini bukan hal yang jadi rahasia di Jakarta bahwa kampung ini tempat peredaran narkoba dan pengguna narkoba," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus dalam pelaksanaan konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, Senin (10/5/2021)

Penggrebekan ini pun dilakukan untuk mewujudkan cita-cita dan perintah dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadli Imran untuk segera membersihkan Kampung Ambon dari peredaran narkoba. Selanjutnya polisi akan menjadikan Kampung Ambon menjadi Kampung Tangguh.

"Mulai hari ini, Kampung Ambon akan kita jadikan Kampung Tangguh, tangguh dari Covid-19, Kampung Tangguh dari gangguan kamtibmas, Kampung Tangguh bebas narkoba, zero narkoba di sana",  ungkap Yusri.

Untuk memacu akselarasi pembangunan Kampung Tangguh dimaksud, Yusri juga menjelaskan akan melaksanakan berbagai pelatihan yang akan segera dilaksanakan bagi masyarakat setempat. “Peningkatan keterampilan tersebut dimaksudkan guna menciptakan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih positif”,  jelas Yusri.

Sejumlah petugas aparat pun akan mendirikan posko di Kampung Ambon dan sejumlah petugas akan ditempatkan di posko tersebut.

“Bakal ditempatkan di sana beberapa petugas termasuk juga teman-teman dari (Direktorat) Narkoba, Brimob, Sabara, kemudian dari Polres Metro Jakarta Barat. Akan kita buatkan khusus di tempat-tempat mana yang dianggap tempat krusial di sana," kata Yusri. [knd]