Buronan Pengeroyok Polisi Dibekuk Tim Gabungan

Buronan Pengeroyok Polisi Dibekuk Tim Gabungan

Jakarta  – Buronan pelaku pengeroyokan seorang polisi berinisial MAR ditangkap tim gabungan. MAR menjadi buronan untuk kasus pengeroyokan terhadap seorang personel Polsek Cilandak saat membubarkan kerumunan dan balap liar di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada Kamis (8/7) dini hari lalu.

"Dia melarikan diri dari Depok sampai Sunter, Jakarta Utara," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan Komisaris Polisi Achmad Akbar di Jakarta, Jumat.

Tim gabungan dari Polres Depok, Polres Jakarta Selatan, dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membekuk pelaku di salah satu rumah di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (15/7) malam.

Achmad mengatakan, tersangka MAR (18) merupakan salah satu pelaku utama pengeroyokan dan penyelenggara balap liar itu sebelumnya pernah mendekam di penjara atau residivis dengan kasus yang sama, yakni pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada tahun 2019. MAR yang punya nama alias Penyok itu diketahui juga putus sekolah karena terlibat aksi kriminal.

Polisi juga memintai keterangan pemilik rumah yang menampung tersangka MAR selama pelariannya.

"Tadi malam si pemilik rumah tempat dia (MAR) bersembunyi, dalam pemeriksaan tapi dia terlibat aktif dalam pelarian atau tidak, masih dalam pemeriksaan," kata Achmad.

Dari sembilan yang tertangkap, empat orang empat orang ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan seorang polisi, yakni Mar (18), M (26), G (24), dan A (21). Sedangkan lima orang lainnya sebagai menjadi tersangka pelanggaran protokol kesehatan.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis yakni Pasal 170 KUHP yaitu pengeroyokan dan Pasal 212 KUHP melawan petugas yang sedang berdinas dengan ancaman hukuman delapan tahun.

Untuk diketahui, personel Polsek Cilandak Aiptu Suwardi dikeroyok sejumlah anak muda saat bertugas membubarkan aksi balap liar di Jalan TB Simatupang pada Kamis (8/7/2021) lalu. Anggota Kepolisian yang akan memasuki masa pensiun itu mengalami sejumlah luka memar di tubuhnya setelah mendapatkan serangan bertubi dari geng motor tersebut. []