Bongkar Jaringan Bandar Untuk Kalangan Jetset, Polres Metro Jakbar Amankan Narkotika Senilai 23 Miliar Rupiah

Bongkar Jaringan Bandar Untuk Kalangan Jetset, Polres Metro Jakbar Amankan Narkotika Senilai 23 Miliar Rupiah

Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan narkotika jenis sabu-sabu senilai Rp 23 miliar. Keberhasilan itu merupakan buah dari upaya kepolisian membongkar jaringan bandar narkotika untuk kalangan jetset.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengkonfirmasi pengungkapan jaringan narkoba tersebut, pihaknya mendapatkan barang bukti 23 kg sabu-sabu.

"Untuk barang buktinya 23 kg, kalau dinominalkan dengan rupiah sekitar Rp 23 miliar. Ini kita gagalkan," kata Hengki dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (14/7/2021).

Selain mengamankan narkoba bernilai miliaran tersebut, polisi juga menangkap tiga bandar serta kurir yang berinisial AM, TFB, dan ZK.

Ketiganya ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakpus di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pada awal Juni 2021.

Awalnya polisi menangkap tersangka AM yang merupakan kurir jaringan narkoba.

"Satu orang yang diduga kurir narkoba yang berinisial AM dan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 164 gram," ujar Hengky.

Setelah polisi mengembangkan penangkapan AM, polisi berhasil menangkap tersangka TFB di kamar kosnya yang berada di Jakarta Barat dan didapati barang bukti 1,61 gram dan 7,52 gram ganja.

Selanjutnya, polisi menangkap ZK di rumahnya di sekitar Kebon Jeruk. Polisi menemukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 22,6kg di rumah ZK.

Ketiga tersangka itu kini telah ditahan di Polres Metro Jakpus. Ketiganya dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Lebih lanjut, Hengki mengungkapkan jaringan ini khusus memasok ke kalangan jetset hingga artis.

"Kami temukan bandar, nanti barang buktinya cukup banyak. Kami duga, berdasarkan penyidikan kami ini, (narkoba) digunakan oleh kalangan-kalangan tertentu, kaum-kaum jetset, kalangan-kalangan elite," ungkap Hengki saat jumpa pers di kantornya, Sabtu (10/7/2021).

Hengki juga menegaskan pihaknya telah memetakan peredaran narkoba kelima bandar ini. Hengki pun mewanti-wanti para pemakai narkoba untuk berhenti sebelum jajarannya melakukan penangkapan.

"Kami sudah petakan kira-kira, dugaan kuat bahwa ini memang untuk kalangan tertentu sebagaimana kami sampaikan tadi," imbuh Hengki.

"Tentu saja, kalau masih ada yang menggunakan, tunggu waktu, akan kami tangkap," tegasnya.

Hengki merilis kasus ini seusai jumpa pers terkait penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Namun, kata Hengki, jaringan ini tidak terkait dengan pemasok sabu ke Nia Ramadhani.