Bid. Propam Polda Riau Tengahi Tindak Kekerasan Oleh Perwira Menengah Brimobda Riau

Bid. Propam Polda Riau Tengahi Tindak Kekerasan Oleh Perwira Menengah Brimobda Riau

Riau - Tengah ramai beredar di media sosial video anggota Brimob memukul anggota di Markas Kepolisian Daerah Riau. Dalam kejadian yang sempat terekam kamera CCTV tersebut, diketahui pelaku pemukulan ialah Kabag Ops Sat Brimob Riau Kompol RW, dan korban seorang anggota polisi bernama Bripda FZ.

Kejadian tersebut diketahui terjadi di pintu gerbang Mapolda Riau, pada Rabu malam (26/5/2021), sekitar pukul 20.10 WIB. Saat itu Kompol RW datang ke Mapolda untuk mengikuti Apel Penyekatan dan Operasi Yustisi.

Dalam video tersebut nampak Bripda FZ sedang berkomunikasi dengan pengemudi mobil yang ditumpangi Kompol RW.

Beberapa saat kemudian, Kompol RW turun dari mobil dinasnya dan tanpa alasan mendadak memukul tepat kearah muka Bripda FZ hingga terjatuh. 

Setelah kasus tersebut diselidiki Propam Polda Riau, Kabid Propam Polda Riau Gatot Sujono menjelaskan kronologi kejadian terkait, Bripda FZ pada awalnya menunjukan sikap tidak sopan dan sempat marah-marah. Sikap Bripda FZ tersebut ditujukan kepada para tamu, yakni para anggota Satpol PP yang akan mengikuti Apel Penyekatan dan Operasi Yustisi.

Pada saat itu, mobil yang ditumpangi Kompol RW berada persis di belakang mobil Satpol PP. Pengemudi mobil Kompol RW juga mendengar Bripda FZ mengucapkan kalimat yang tidak pantas.

"Jadi awalnya Kompol RW melihat anggota jaga (Bripda FZ) yang tidak sopan terhadap tamu yang masuk, yakni Satpol PP. Kompol RW menanyakan kenapa petugas ini juga memukul tiang besi portal," ujar Gatot saat dihubungi media, Sabtu (19/6/2021).

Kemudian Bripda FZ menjawab Kompol RW, “saya kesal komandan”. Mendengar jawaban tersebut, Kompol RW pun emosi dan memukul wajah Bripda FZ.

Lebih lanjut, Gatot mengatakan keduanya telah ditangani Bidang Propam dan keduanya sudah saling memaafkan.

"Jadi, usai kejadian (pemukulan) itu, Kompol RW langsung meminta maaf. Dia juga menyuruh Bripda FZ push up untuk membuktikan tidak dongkol dan sakit hati dan keduanya saat ini sudah saling memaafkan," tutup Gatot.[hs/kp]