Anggota Kompolnas Mohammad Dawam Silaturrahmi ke PWNU Sumbar Bicarakan Harkamtibmas Jelang Muktamar NU di Lampung

Anggota Kompolnas Mohammad Dawam Silaturrahmi ke PWNU Sumbar Bicarakan Harkamtibmas Jelang Muktamar NU di Lampung

PADANG – Anggota Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Mohammad Dawam dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat melakukan koordinasi dengan jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Barat, Senen (22/11/2021) malam di kantor PWNU Sumbar, Jalan Ciliwung No. 10 Padang.

Koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) menyambut penyelenggaraan Muktamar NU Ke-34 di Lampung pada tanggal 23-25 Desember 2021 nanti.

Dawam menyampaikan, perhelatan Muktamar NU Ke-34 mendatang diharapkan tetap menjaga ketertiban, ketenangan, dan kenyamanan. PWNU Sumbar tentu diminta juga turut menjaga hal tersebut sehingga Muktamar NU Ke-34 bisa berjalan dengan baik, dengan terpilihnya pimpinan PBNU lima tahun ke depan.

“Siapa pun yang terpilih, kita akan dukung. Silakan masing-masing PWNU dan PCNU menilai dan memilih siapa yang memimpin PBNU ke depan. Yang penting tetap menjaga suasana yang adem dan tidak ada yang merusak nama baik NU tentunya,” ujar Dawam.

Terkait dengan pelaksanaan Muktamar Ke-34, apakah dimajukan atau dimundurkan oleh kondisi PPKM Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah, dari berbagai aspek tentu akan dipertimbangkan.

“Insya Allah akan ada solusi terbaik sehingga perhelatan akbar NU tersebut bisa berjalan dengan lancar dan  hangat tentunya. Apa pun yang diputuskan PBNU dan pemerintah (pihak keamanan) itulah yang terbaik. Tentunya semua pihak yang terkait hendaknya mematuhi dan mengambil hikmah dari keputusan tersebut,” kata Dawam.

Dawam juga menyampaikan, tugas Kompolnas yang dibentuk langsung oleh Keputusan Presiden itu adalah memberikan pertimbangan kebijakan kepada Presiden terkait tentang polisi. Termasuk pertimbangan siapa-siapa yang memenuhi kriteria untuk diusulkan menjadi calon Kapolri. Namun keputusan mutlak tetap berada di tangan Presiden RI. Kompolnas tidak menentukan siapa yang harus ditetapkan, hanya sebatas usulan.

Sekretaris PWNU Sumbar Suleman Tanjung yang memandu acara silaturrahmi menyampaikan mengenai kemajuan dan kegiatan PWNU Sumbar belakangan ini. Konsolidasi organisasi dan pembenahan struktur mulai dari tingkat cabang, majelis wakil cabang hingga ke tingkat ranting.

“Alhamdulillah, beberapa pengurus cabang NU di Sumatera Barat sudah menata struktur organisasi hingga ke tingkat ranting di nagari. Sedangkan di tingkat cabang, semua sudah selesai konferensi, hanya satu cabang yang masih caretaker,” kata Suleman Tanjung.

Suleman mengatakan, terkait dengan pelaksanaan Muktamar NU Ke-34, PWNU Sumbar hingga kini masih memberikan kesempatan kepada masing-masing kandidat untuk bersilaturrahmi dengan PWNU dan PCNU se-Sumatera Barat. Beberapa waktu lalu Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf yang bersilaturrahmi dengan PWNU dan PCNU Sumbar. In sya Allah, pada 27 Nopember 2021 mendatang, Ketua Umum PBNU Prof. Kiai Said Aqil Siradj juga bersilaturrahmi dengan PWNU dan PCNU se-Sumbar.

“Mudah-mudahan PWNU Sumbar memberikan yang terbaik pada Muktamar NU Ke-34 di Lampung nanti,” ucap Suleman.

Suleman juga menginfokan, PWNU Sumbar kini sudah memiliki Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumbar. Perguruan tinggi UNU Sumbar memiliki 10 program studi yang sudah terakreditasi semuanya.

“Kita juga berharap kepada anggota Kompolnas ini bisa membantu pengembangan kampus UNU Sumbar ke depan. Sehingga semakin memperkuat Nahdlatul Ulama di Sumatera Barat ini,” imbuh Suleman.

Dalam silaturrahmi tersebut sejumlah pengurus PWNU juga menyampaikan tanggapan dan usulan terkait dengan tugas Kompolnas dan kepolisian di tengah masyarakat kepada Dawam.

Silaturrahmi tersebut dihadiri oleh para sesepuh NU Sumbar, yakni: Buya Bagindo Muhammad Leter dan Prof. Maidir Harun, serta para pengurus PWNU antara lain: Musytasar Prof. Asasriwarni, Wakil Rais Syuriah Nasrullah Sudirman, Hami Mulyawan, A’wan Kiai Ihdinasiratal Mustaqim, Wakil Ketua Azwandi Rahman, Mahyuddin Salif Tuanku Sutan, Kepala Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) PWNU Sumbar Armaidi Tanjung, dan pengurus PWNU lainnya. []