2 Tersangka Kasus KSP Indosurya Keluar Rutan, Kompolnas Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

2 Tersangka Kasus KSP Indosurya Keluar Rutan, Kompolnas Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

Jakarta – Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Menko Polhukam Mahfud Md menanggapi reaksi publik terkait dikeluarkannya dua tersangka KSP Indosurya dari rutan Bareskrim Polri. Mahfud menegaskan bahwa  kasus tersebut merupakan kejahatan modus baru yang tidak akan pernah dihentikan.


"Merespons\ reaksi publik atas rasa keadilan ini  dalam kasus KSP Indosurya yang dua tersangkanya dilepaskan. Maka saya sudah melakukan komunikasi dengan Mabes Polri, Kejaksaan Agung, PPATK, dan Menkop UKM. Kesimpulannya, kasus ini adalah kejahatan modus baru yang tidak pernah dan tidak akan dihentikan," ujar Mahfud, (29/6/2022).


Selanjutnya, Mahfud juga mengatakan, bahwa dua tersangka yang dikeluarkan dari rutan lantaran masa penahannya sudah habis. Dia menyebutkan jika Kejaksaan Agung sedang meyakinkan pembuktian di pengadilan sehingga proses pemeriksaanya nantinya lancar.


"Dua tersangka dilepas karena masa penahanannya habis, sementara Kejaksaan Agung hanya ingin memastikan agar pembuktiannya di pengadilan nantinya  lancar," tuturnya.


Lebih lanjut, Mahfud mendukung Bareskrim Polri dalam menangkap kembali dua tersangka yang sudah dikeluarkan dari rutan dengan locus dan tempus delicti yang berbeda. Dia mengatakan kasus tersebut harus terus berjalan.


"Kita mendukung Bareskrim menangkap lagi 2 tersangka dalam kasus ini  terkait yang locus dan tempus delicti-nya beda. PPATK sudah lama menjejak, kasus ini ini harus jalan dengan baik ," tegasnya.


Sebelumnya, ada dua tersangka kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya telah keluar dari rutan lantaran masa tahanannya telah habis. Padahal berkas perkara sebelumnya telah dilimpahkan penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

 

"Iya (tersangka bebas), masa tahanannya habis selama 120 hari," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dimintai konfirmasi, Sabtu (25/6).


Whisnu menegaskan bahwa perkara ini tetap berlanjut. Adapun ketiga tersangka itu adalah Henry Surya selaku Ketua KSP Indosurya; Manajer Direktur Koperasi Suwito Ayub (DPO); dan Head Admin, June Indria.

 

"Perkara tetap lanjut ya," kata Whisnu.

 

Kejaksaan Agung (Kejagung) buka suara terkait dua tersangka kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya dikeluarkan dari rumah tahanan (rutan). Kedua tersangka diketahui telah menjalani masa tahanan selama 120 hari.

 

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menjelaskan, berdasarkan Pasal 110 ayat 2 KUHAP, berkas perkara ketiga tersangka sampai saat ini belum lengkap.


Dalam kasus ini, ketiga tersangka ialah Henry Surya selaku Ketua KSP Indosurya; Manajer Direktur Koperasi Suwito Ayub (DPO); dan Head Admin, June Indria.

 

Ketut menyampaikan berkas perkara ketiga tersangka dikembalikan ke Polri untuk dilengkapi. Ketiga berkas perkara tersangka dikembalikan ke Polri tertanggal Jumat, 24 Juni 2022.


Lebih lanjut, Ketut menjelaskan terkait bebasnya ketiga tersangka dari rutan. Dia mengatakan kewenangan untuk menahan seorang tersangka sebaiknya dilakukan secara selektif jika perkara itu masih tahap penyidikan.

 

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan bebasnya ketiga tersangka dari rutan tidak bisa mendesak pihak Kejagung untuk menyatakan berkas perkara ketiganya lengkap. Dia memastikan diperlukan kehati-hatian bagi penuntut umum untuk memutuskan perkara tersebut telah lengkap.