Home / Berita Kompolnas / Gelar Perkara Kasus Ahok, Kompolnas Siap Hadir

Gelar Perkara Kasus Ahok, Kompolnas Siap Hadir

Jakarta- Gelar perkara dugaan penistaan agama sesuai pasal 156a KUHP yang melibatkan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan digelar di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11). Gelar perkara ini dipastikan tidak terbuka disiarkan live, melainkan terbuka terbatas atau dihadiri pihak eksternal yakni Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Ombudsman, selain pihak terlapor, pelapor, dan saksi ahli kedua pihak.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti memastikan Kompolnas akan hadir. “Kami akan datang dalam gelar perkara untuk mengawasi berlangsungnya proses. Pengawasan artinya secara fungsional,” kata Poengky saat dihubungi, Minggu (13/11).

Dia mengatakan, Kompolnas akan mengawasi apakah Polri independen dalam melaksanakan tugasnya. “Tidak boleh ada intervensi kepada Polri saat melaksanakan tugasnya dari siapa pun dan dalam bentuk apa pun,” kata dia.

Sementara Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala saat dihubungi secara terpisah mengatakan pihaknya mengaku belum mendapat undangan soal gelar perkara kasus Ahok. “(bagaimana kami akan hadir) Diundang juga tidak. (Apa yang kami lakukan) tergantung undangannya dulu,” kata dia.

Dia mengatakan, Ombudsman tidak mau berandai-andai. “Ngapain berandai-andai, kerjaan kami juga banyak,” kata dia.

Dalam gelar perkara itu tidak ada keputusan yang diambil. Masing-masing pihak dan saksi ahli hanya mengemukakan pandangannya, yang sudah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Sementara pada Rabu atau Kamis (13/11), Kabareskrim Komjen Ari Dono akan mengumumkan hasil gelar perkara. Apakah kasus ini mengandung unsur pidana sehingga dilanjutkan ke penyidikan dan Ahok menjadi tersangka atau kasus ini dihentikan karena tidak cukup bukti.