Home / Berita Polri / Bagaikan Seorang Super Hero, Polisi Ini Tetap Tegar Berjalan Meski Panah Menancap Dimatanya Saat Mengamankan Konflik di Papua

Bagaikan Seorang Super Hero, Polisi Ini Tetap Tegar Berjalan Meski Panah Menancap Dimatanya Saat Mengamankan Konflik di Papua

Brigadir Pol. Dolfis Wambonggo.
Brigadir Pol. Dolfis Wambonggo.

PAPUA MAJU – Bentrok dua kelompok warga di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (2/10/2018) menyebabkan petugas polisi terluka.

Dilansir TribunWow.com dari akun Instagram Brigjen Pol Krishna Murti @krishnamurti_bd91, seorang petugas yang mengamankan konflik terkena busur panah pada matanya. Video tersebut juga dibagikan oleh akun Instagram @j.a.ajawaila_32 yang menulis tentang bagaimana aparat Kepolisian harus berhadapan dengan resiko tugas yang berat.
Dari video yang diunggah kedua akun tersebut, petugas tersebut tampak tetap tegar menjalankan tugas meski busur panah menancap pada mata kanannya. Dengan panah yang menancap, polisi tersebut melakukan gerakan hormat saat menghadap pada kamera, bahkan sambil berjalanpun ia sempat mengengok ke belakang melihat situasi bentrok yang terjadi.

Ditengah bentrok, ia tidak memperlihatkan sedikitpun rasa sakit dan berjalan dengan gagah sambil menenteng senjata.

Krishna Murti mengapresiasi ketegaran petugas tersebut.
“Masya Allah.. Mata kena panah saat mengamankan konflik. Dia masih tegar..
KAMU HEBAT NAK..!! KAMI BANGGA..
Pasti sebagian dari kalian berkata: sudah resiko..,” tulis Krishna Murti pada keterangan video.

Akun Instagram @j.a,ajawaila_32 pun ikut menuliskan sebuah tulisan yang sangat menggugah hati.
Tajam.a peluru dan panah kami hadapi..
Keras.a batu dan kayu juga kami tak akan mundur..
Hanya untuk kedamaian di atas tanah air ini.
Panas.a api yg membara dan akan membakar kamipun kami lawan.
Bahkan hingga cacian dan makian yang terlontar untuk kami tidak membuat kami gentar.
Masih kah kalian menganggap kami ini musuh kalian?
Masihkah hinaan dan cacian akan terus kalian lontarkan bagi kami?
Kami juga manusia yang punya rasa dan hati seperti kalian.
Kami juga punya keluarga yg slalu setia menunggu kami pulang ke rumah.
Kami manusia biasa, bukan super hero.
Satu hal yang kami tahu adalah, jiwa raga kami sudah kami berikan untuk Bangsa dan Negara ini dan kami akan tetap berdiri tegar walaupun batu dan kayu menghujani tubuh kami, panah dan peluru menembus tubuh kami demi tercapainya keamanan di Negeri Tercinta ini.

#Polisi #polri #bhayangkarasejati #poldapapua #polrespegbintang

Diberitakan dari Kompas.com, bentrok di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua melibatkan pihak kepolisian dan mengakibatkan dua petugas terkena busur panah, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menuturkan, dua polisi tersebut yakni AKP Amon dan Brigadir Dolfis.

“Satu anggota Brimob terluka panah di bagian mata dan Kasat Lantas di sana terkena panah di bagian paha,” ujar Kombes Pol Ahmad.

Selain itu, bentrok juga mengakibatkan kerusakan dan korban luka-luka.

“Kemudian ada lima warga masyarakat mengalami luka-luka dan ada lima ruko dan lima rumah dibakar,” jelasnya.

Dua kelompok warga yang bertikai adalah Tim 9 Pimpinan Yance Tapyer dan kelompok pendukung bupati, tim 9 Pimpinan Yance Tapyer menginginkan Bupati Pegunungan Bintang Costan Otemka turun dari jabatannya.

Sumber: papuamaju.com – 04 Oktober 2018
http://www.papuamaju.com/2018/10/bagaikan-seorang-super-hero-polisi-ini.html