Home / Berita Polri / Bahagianya Tukang Tambal Ban Saat Anaknya Jadi Polisi

Bahagianya Tukang Tambal Ban Saat Anaknya Jadi Polisi

Haris Siagian, tukang tambal ban di Rokan Hilir, Riau ini senang bukan kepalang. Putranya, Simon Alex diterima sebagai bintara Polri.

Haris mengaku, saat mendengar Polda Riau membuka pendaftaran Bintara Polri, dia sempat pesimistis. Banyak orang bilang, untuk menjadi polisi harus keluar uang.

Tapi Haris tetap mendaftarkan anaknya. Apalagi, dia mendengar Polri sudah berubah semakin lebih baik.
Sang putra Alex lalu mendaftar menjadi bintara Polri. Semua proses dilalui, tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

Tak hanya di Riau, di Bangka Belitung, seorang anak yatim Ahmad Mustaqim juga diterima masuk bintara kepolisian.

Ahmad selama ini hidup bersama ibunya, Windarti (53), yang bekerja serabutan untuk menghidupi keluarganya.

Saat pengumuman peserta yang lulus bintara Polri, Ahmad adalah salah satu nama yang tertulis.

Meluapkan kegembiraannya, dia sampai sujud syukur mencium kaki ibunya.

“Ini perasaan saking senangnya. Bisa lolos ikut pendidikan tanpa ada biaya apapun,” kata As SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto, Minggu (6/8).

[kumparan.com/Minggu 06 Agustus 2017]